Info Terbaru
Loading...
13 Agustus 2013

Bahaya Gula bagi Kesehatan

Selasa, Agustus 13, 2013
Bahaya Gula bagi Kesehatan
Bahaya Gula bagi Kesehatan - Walaupun telah menyadari bahwa gula tidak baik untuk kesehatan, Sebagian orang menganggap gula tak berbahaya. Setidaknya, gula sepertinya tiak seburuk lemak jenuh, garam, dan kalori. Kemungkinan inilah yang mengakibatkan susahnya mengurangi asupan gula.

Sementara itu, faktanya mayoritas orang di penjuru dunia mengonsumi 500 kalori ekstra cuma dari gula yang mereka konsumsi. Dibalik manisnya gula, padahal terdapat bahaya yang tak bisa dianggap enteng.

Berikut  ini 10 dampak buruk dari gula yang dapat menjadi alasan Anda harus segera mengurangi konsumsi gula demi kebaikan tubuh Anda.


1. Gula membuat gemuk
Hal ini paling nyata terlihat jika kebanyakan mengonsumsi gula. Asupan gula berlebih dapat memberi asupan kalori yang semestinya diperoleh dari makanan lain yang  banyak memiliki kandungan zat gizi sehingga tanpa sadar kalori yang masuk lebih dari batas kalori per hari serta membuat berat badan bertambah.

2. Minuman manis bisa membuat umur pendek
Sebuah penelitian memprediksi ada 180.000 kematian di seluruh dunia yang dikarenakan  mengonsumsi minuman yang manis. beberapa peneliti membuat kesimpulan, kematian kemungkinan disebabkan keterkaitan minuman manis dengan risiko seperti kanker, penyakit jantung serta diabetes.

3. Gula bisanya tersembunyi pada makanan "tanpa gula"
Membatasi gula tidak cuma dengan mengurangi beberapa makanan manis seperti biscuit, permen, kue dan yang lainnya, sebab sebetulnya ada juga makanan yang dikira tidak mengandung gula tapi nyatanya memiliki banyak kandungan gula, seperti roti, saus tomat, kraker, dan lainnya.

4. Gula dapat menurunkan kemampuan otak
Faktanta gula bisa mempercepat proses penuaan sel, demikian juga dengan sel otak. Sehingga dengan mengonsumsi banyak gula, beberapa fungsi sel otak umumnya menurun lebih cepat.

5. Alkohol dan gula mengandung efek racun yang serupa
Suatu penelitian mengungkapkan  gula mungkin memiliki bahaya yang sama dengan alkohol. penelitian tersebut membuktikan, berlebihan mengonsumsi fruktosa dan glukosa menghasilkan efek racun pada hati. Efek ini nyatanya juga hampir serupa dengan yang dihasilkan alkohol.

6. "Kecanduan" gula bisa diwariskan
Gula pun sifatnya aditif, mungkin ada istilah untuk kecanduan gula. Sayangnya, kecandauan gula ini dapat bersifat genetik yang bisa diturunkan, dikarenakan mengikutsertakan perubahan pada hormon ghrelin. Ghrelin adalah hormon yang berbicara pada otak ketika tubuh lapar. Tetapi, perubahan pada hormon ini dapat menyebabkan tubuh lapar serta ingin makan terus-terusan.

7. Gula memberi makan sel kanker
Semua manusia memiliki risiko kanker karena memiliki sel kanker dalam tubuhnya. Walau demikian, tubuh mempunyai cara sendiri untuk membunuh sel kanker sehingga sel tersebut tak bisa berubah menjadi kanker yang mematikan. Tetapi, konsumsi gula berlebihan bisa membuat usak mekanisme tersebut. Selebihnya, penelitian terbaru membuktikan, gula adalah nutrisi yang baik untuk sel kanker dapat berkembang.

8. Gula membunuh secara perlahan
Suatu penelitian mengungkapkan, mengonsumsi fruktosa berlebihan berkaitan dengan peningkatan risiko kondisi resistensi leptin. Leptin adalah hormon yang memberi sinyal kepada otak bila perut telah kenyang. Bila tubuh alami resistensi leptin, maka otak tak dapat merasa puas walaupun tubuh sebetulnya telah kenyang. Sehingga, kita tak dapat menghentikan hasrat untuk makan. Dalam jangka panjang hal ini pasti megakibatkan obesitas. Perihal tersebut terjadi secara perlahan, sehingga orang umumnya tak sadar telah mengalaminya.

9. Gula membentuk lemak perut
Prevalensi obesitas bertambah di tahun-tahun belakangan ini, baik pada dewasa ataupun anak-anak. Satu di antara penyebabnya adalah konsumsi minuman manis yang tinggi. Suatu penelitian menunjukkan, kebanyakan mengonsumsi fruktosa (salah satu jenis gula) mengakibatkan lemak perut bertambah yang menambah risiko penyakit diabetes dan jantung.

10. Gula membuat jantung rusak

Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan, molekul pada gula yang bernama glukosa 6-fosfat mengakibatkan perubahan otot jantung yang berakhir pada gagal jantung.
Judul: Bahaya Gula bagi Kesehatan; Ditulis oleh Kunci Hidup Sehat; Rating Blog: 5 dari 5

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
• Gunakanlah bahasa yang sopan dalam berkomentar
• Dilarang berkomentar di luar topik artikel (SPAM)
• Dilarang menggunakan link
• Dilarang promosi dalam kotak komentar (jika ingin memasang iklan silahkan hubungi kami)

-KOMENTAR YANG MELANGGAR POIN-POIN DI ATAS TIDAK AKAN KAMI TAMPILKAN-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Toggle Footer